Cara Hitung Balik Modal (BEP) Warung
Modal 5 juta, kira-kira kapan baliknya? Cuma butuh dua angka untuk tahu. Ini caranya.

Sebelum buka usaha atau menambah modal, ada satu pertanyaan yang wajib dijawab: kira-kira kapan modal ini balik? Menghitungnya tidak serumit yang dibayangkan. Cukup dua angka.
Apa itu BEP (balik modal)?
BEP (Break Even Point) adalah titik saat total pemasukan sudah menutup modal yang dikeluarkan — belum untung, tapi juga sudah tidak rugi. Setelah lewat titik ini, barulah usaha Anda benar-benar menghasilkan.
Rumus paling sederhana
Untung bersih per hari maksudnya sudah dikurangi semua biaya harian: bahan, sewa (dibagi per hari), listrik, gaji, dan lainnya. Bukan omzet.
Contoh angka
Misal Anda buka warung dengan modal Rp 5.000.000 (etalase, peralatan, stok awal). Setelah dihitung, untung bersih rata-rata Rp 200.000 per hari.
| Keterangan | Angka |
|---|---|
| Modal awal | Rp 5.000.000 |
| Untung bersih/hari | Rp 200.000 |
| Balik modal | 25 hari |
5.000.000 ÷ 200.000 = 25. Artinya, kalau kondisi bertahan seperti itu, modal Anda balik dalam sekitar 25 hari. Setelah itu, tiap Rp 200.000 per hari adalah keuntungan bersih.
Kenapa ini penting
- Anda jadi tahu target realistis, bukan sekadar berharap.
- Kalau balik modalnya kelamaan (misal setahun), itu sinyal untuk menaikkan untung per hari atau menekan biaya.
- Saat mau tambah modal (beli alat, buka cabang), Anda bisa hitung dulu apakah sepadan.
Angka untung harian dari mana?
Bagian tersulit dari hitungan ini biasanya justru mengetahui untung bersih harian yang akurat. Di situ pencatatan kasir yang rapi membantu: kalau tiap transaksi tercatat lengkap dengan modalnya, untung harian muncul otomatis — dan hitungan balik modal Anda jadi berpijak pada angka asli, bukan perkiraan.
Biar untung kehitung sendiri
Kasir Semesta mencatat modal tiap menu, jadi untung per produk dan untung harian muncul otomatis. Gratis, langsung dari HP.
Coba Gratis SekarangBaca juga

Harga Bahan Naik — Ikut Naik atau Tahan?
Harga ayam naik Rp 5.000 sekilo. Perlu naikkan harga menu atau masih aman? Ini cara menghitungnya dalam 2 menit.

Kecilkan Porsi atau Naikkan Harga?
Mengurangi porsi terasa lebih aman daripada menaikkan harga. Padahal pelanggan lebih cepat sadar porsi menyusut daripada harga naik Rp 500.