Semua artikel
5 menit baca

Cara Menentukan Harga Jual Produk

Kebanyakan orang bingung beda markup dan margin — dan itu sering bikin harga kepatok terlalu murah. Ini penjelasan sederhananya.

Cara Menentukan Harga Jual Produk — Kasir Semesta

Menentukan harga jual sering dilakukan dengan feeling: 'ah, ikut harga sebelah aja'. Padahal ada dua cara sederhana yang membuat harga Anda pasti untung — markup dan margin. Keduanya sering tertukar, dan salah paham di sini bikin harga kepatok terlalu murah.

Markup: tambahan dari modal

Markup adalah persentase yang Anda tambahkan di atas modal. Modal Rp 10.000, markup 100% → harga jual Rp 20.000. Gampang dihitung, dan paling sering dipakai warung.

Margin: untung dari harga jual

Margin adalah persentase untung dihitung dari harga jual, bukan modal. Jual Rp 20.000 dengan modal Rp 10.000 → untung Rp 10.000, marginnya 50% (10.000 ÷ 20.000).

MarkupMargin
Dihitung dariModalHarga jual
Contoh (modal 10rb, jual 20rb)100%50%
Untuk apaMenetapkan hargaMengukur untung
Markup 100% TIDAK sama dengan untung 100%. Marginnya cuma 50%. Salah paham di sini bikin banyak orang merasa untung besar padahal tipis.

Jadi, berapa harga yang tepat?

  1. Mulai dari modal asli (HPP), termasuk biaya kecil.
  2. Tetapkan margin yang Anda mau — F&B umumnya sehat di 60–70%.
  3. Cek harga pesaing dan daya beli sekitar. Jangan terlalu jauh.
  4. Uji, amati laku atau tidak, lalu sesuaikan.

Lihat untungnya langsung saat mematok harga

Akan jauh lebih mudah kalau saat memasukkan harga jual dan modal, untung serta marginnya langsung terlihat. Aplikasi kasir yang menampilkan info margin per produk membuat Anda tahu seketika apakah harga yang dipatok masuk akal — sebelum barangnya bahkan dijual.

Biar untung kehitung sendiri

Kasir Semesta mencatat modal tiap menu, jadi untung per produk dan untung harian muncul otomatis. Gratis, langsung dari HP.

Coba Gratis Sekarang